Fakta Tentang Ular yang Jarang Diketahui Orang dan Cara Efektif untuk Mengusirnya


Yofakta.com - Hewan jenis reptil yang satu ini memang ditakuti oleh banyak orang. Ular memang tampak menakutkan karena banyak orang menganggap kalau terkena gigitannya dapat menyebabkan kematian.


Fakta Tentang Ular yang Jarang Diketahui Orang dan Cara Efektif untuk Mengusirnya
Di Indonesia ada begitu banyak mitos tentang ular. Mulai dari kepercayaan bahwa ular takut dengan bambu kuning, hingga cara mengusir ular menggunakan garam. Namanya mitos, tentu hal itu belum tentu benar.

Baca juga: 5 Fakta Mengagumkan tentang Pohon, Yuk Kita Jaga Kelestariannya!

Beberapa waktu lalu, kita juga dikejutkan dengan banyak pemberitaan seputar temuan ular di rumah warga. Ada yang ditemukan di toilet, pekarangan, di kamar tidur, dan masih banyak lagi.

Hal ini tentu saja membuat kita was-was dan khawatir bagaimana bila ada ular masuk ‘menyatroni’ rumah kita.

Tetapi tahukah Anda kalau ternyata ada banyak fakta mengejutkan tentang ular yang jarang diketahui orang? Berikut kami sampaikan ulasannya!

Tempat Dimana Tidak Ada Ular


Fakta Tentang Ular yang Jarang Diketahui Orang dan Cara Efektif untuk Mengusirnya
Bila Anda sangat benci dengan ular dan tidak ingin mereka memasuki kehidupan Anda, maka pindahlah ke Irlandia, Islandia, Selandia Baru, Kutub Utara, atau Kutub Selatan. Pasalnya, tidak ada ular di tempat-tempat tersebut.

Namun, demikian hati-hati jika jalan-jalan ke Brasil. Karena ada sebuah pulau terlarang yang memiliki populasi ular sangat banyak, bahkan mencapai 5 ekor per meter persegi. Hiiii.... Ngeri yah!

Perlu Anda ketahui pula Australia merupakan rumah bagi 10 ular paling mematikan di dunia. Jadi, jangan sok berani bila bertemu ular di wilayah ini.

Ular juga Suka Berjemur Lho...!


Jika Anda menjumpai ular di jalan lagi ‘mager’ atau bermalas-malasan di terik matahari, kemungkinan besar ia sedang berjemur untuk menghangatkan tubuh. Karena mereka juga suka berjemur lho... Kenapa gak ke pantai aja yah...?

Seberapa Berbahaya Ular Berbisa?


Tak jarang orang membunuh ular dengan memotong kepalanya. Meski demikian, Anda tetap harus waspada karena potongan kepala reptil tersebut masih dapat menggigit bagian tubuh Anda dan masih ada aliran bisa yang dapat mereka keluarkan.

Anda juga harus hati-hati bila mengalami perjumpaan dengan ular kobra. Pasalnya, ular ini dapat menyemprotkan atau meludahkan bisanya hingga sejauh 2,5 meter. Bahkan, dapat mengancam dan menyerang bagian mata manusia.

Asosiasi pawang ular telah mencatat sedikitnya ada 725 spesies ular yang memiliki bisa. Dalam kelompok tersebut, ada sekitar 250 jenis ular yang bisanya dapat mematikan hanya dalam satu kali gigitan.

Salah satu jenis racun ular mampu menyebabkan pendarahan dari semua lubang tubuh hingga korban meninggal dunia.

Badan Kesehatan Dunia WHO juga mencatat sedikitnya di seluruh dunia 100 ribu nyawa melayang setiap tahun akibat gigitan ular. Tetapi jumlah ini ternyata masih lebih sedikit dibandingkan kematian yang diakibatkan oleh sengatan lebah.

Ular Mampu Puasa Berhari-hari


Fakta Tentang Ular yang Jarang Diketahui Orang dan Cara Efektif untuk Mengusirnya
Keunikan ular lainnya adalah hewan ini mampu tidak makan hingga lebih dari 5 hari. Hal ini dilakukan demi mencerna mangsa yang baru saja mereka telan. Namun, hal ini biasanya terjadi pada jenis-jenis ular besar seperti Anaconda atau Sanca.

Apabila seekor ular baru saja makan, kemudian merasa terancam. Ia akan memuntahkan makanannya.

Bahkan, ada jenis ular yang dapat bertahan hidup hingga 2 tahun tanpa harus makan daging sekalipun.

Ada Ular Bisa Terbang dan Ular Berkepala Dua


Di dunia ini ada setidaknya 5 jenis ular yang dapat terbang sampai ketinggian 300 kaki. Terbang di sini maksudnya melompat ke udara yah gaes, bukan terbang seperti burung. Hehe.

Uniknya lagi, ada juga jenis ular yang memiliki dua kepala dan setiap saat berebut makanan. Beneran yah ini, ular berkepala dua ini bukan sekedar kata kiasan yah!

Ular Terbesar Di Dunia


Tahukah Anda jenis ular apa yang terbesar di dunia? Jawabnya adalah Anaconda. Pemegang rekor jenis ular terbesar di dunia ini beratnya dapat mencapai 270 kilogram. Wah, pantas saja ular ini sempat difilmkan oleh Hollywood dan menjadi Box Office.

Termasuk hewan yang Makannya Banyak


Ular dapat makan sebanyak mungkin bahkan hingga perutnya meledak lho... Habis makan banyak, terus puasa deh selama berhari-hari bahkan hingga berbulan-bulan.

Jangan lewatkan: 5 Fakta Menarik Tentang Bumi yang Banyak Orang Salah Mengira

Anatomi Tubuh Ular


Meski tidak terlihat jelas, jumlah gigi ular sebenarnya sangat banyak. Bila dihitung total gigi ular dapat mencapai 200 buah.

Ular juga tidak memiliki daun telinga, tapi di dapat merasakan gelombang suara dari balik kulitnya. Selain itu ular juga memiliki lidah yang bentuknya bercabang, lidah ini berfungsi untuk menangkap bau dan sinyal mangsa di sekitarnya.

Ular Purba


Fosil ular terbesar yang sudah punah, pernah ditemukan dan diprediksi berusia sekitar 60 juta tahun. Ular purba ini bernama Titanoboa, diperkirakan dapat mencapai berat 1 ton dengan panjang 14 meter.

Nah, itulah beberapa fakta tentang ular yang mungkin jarang diketahui orang. Banyak orang yang takut pada hewan ini dan akan langsung membunuhnya ketika ada ular di dekat mereka. Padahal, Anda juga perlu tahu bahwa ular termasuk jenis binatang yang terancam punah.

Jika ular banyak yang dibunuh, tentu akan memutus salah satu struktur dalam rantai makanan sehingga beberapa jenis hama seperti tikus dan kodok akan semakin bertambah populasinya.

Akan lebih bijak bila kita mengusirnya saja. Ular juga tidak akan bereaksi apabila tidak merasa terancam. Jadi, Jangan buru-buru dibunuh ya!

Tapi bagaimana cara mencegah atau mengusir ular dari lingkungan rumah kita? Yuk, kita lanjut baca ulasan selanjutnya di bawah ini!

Cara Efektif Mencegah Ular Masuk ke Lingkungan Rumah


Dewasa ini ternyata masih banyak orang percaya mitos kalau garam dapat mengusir ular masuk ke dalam rumah. Padahal, garam tidak memiliki pengaruh terhadap hewan reptil yang satu ini. Garam hanya dapat digunakan untuk mengusir hewan-hewan berlendir.

Lantas, bagaimana cara mengusir ular secara efektif dan mencegahnya datang kembali ke lingkungan rumah Anda? Berikut kami sampaikan tips-tipsnya!

1. Rapikan Tumpukan Kayu di Sekitar Rumah


Jika di rumah Anda terdapat tumpukan kayu, ada baiknya Anda lebih sering untuk merapikannya. Pasalnya, tumpukan kayu merupakan tempat yang nyaman bagi ular untuk bersembunyi. Bagi mereka, tumpukan kayu berasa seperti di hutan.

2. Taman dengan Kolam Air Menarik Bagi Ular untuk Datang


Jika Anda sangat benci terhadap ular dan tak ingin rumahnya disambangi hewan reptil ini, ada baiknya untuk tidak menaruh kolam air atau kolam ikan di taman rumah.

Pasalnya, kolam air sangat menarik bagi ular. Selain ikan, biasanya di sekitar kolam akan muncul kodok-kodok kecil yang tentu saja mangsa favorit para ular. Ingat juga bahwa hampir semua ular itu jago berenang lho.

3. Hindari Meletakkan Batu Besar Sebagai Hiasan Taman


Jika Anda memiliki taman di halaman rumah, ada baiknya hindari meletakkan batu besar sebagai hiasannya karena dapat memancing ular untuk datang. Ular sangat suka berdiam dan bersembunyi di antara batu besar.

Sebagai gantinya, bisa menggunakan kerikil-kerikil kecil sebagai hiasan untuk mempercantik taman rumah Anda.

4. Jangan Biarkan Adanya Retakan Tanah di Sekitar Rumah


Ular sangat suka masuk ke dalam celah-celah sempit. Jika terdapat retakan tanah di sekitar rumah, tutup segera agar tidak memberi ruang bagi ular untuk bersembunyi.

5. Pelihara Kucing atau Anjing


Selain dapat menjadi penghibur di kala sedih atau stres, hewan peliharaan seperti kucing ataupun anjing juga efektif untuk mengusir ular.

Ular bisa dikatakan takut pada hewan yang memiliki cakar dan taring. Seperti kucing misalnya, hewan ini selain memiliki respon yang baik terhadap gerakan, telinganya juga cukup peka untuk mendeteksi bila ada hewan asing masuk ke lingkungan rumah.

Sedangkan anjing, hewan ini memiliki penciuman yang tajam. Ketika mengetahui ada hal yang mencurigakan, gonggongan bisa menjadi alarm tanda bahaya bagi keluarga Anda apabila ada ular yang masuk ke lingkungan rumah.

6. Letakkan Keset dengan Permukaan Kasar di Depan Pintu


Ular memiliki kulit atau sisik yang sangat sensitif, mereka risih terhadap benda dengan permukaan yang kasar. Meletakkan keset dengan permukaan yang kasar (biasanya terbuat dari ijuk) di depan pintu dapat menjadi alat ampuh untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah.

7. Tali Ijuk


Sepertinya sapu yang terbuat dari ijuk, ular tidak suka dengan benda ini. Anda pun dapat meletakkannya di sekitar lantai pintu untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah.

8. Bangun Pagar di Sekeliling Rumah


Bila Anda tidak ingin ular masuk ke halaman, tidak ada salahnya untuk membangun pagar di sekiling rumah. Bisa juga menaruh pagar kawat dengan celah yang kecil agar ular tidak dapat masuk ke halaman.

9. Ular Tidak Suka dengan Wewangian


Rumah yang wangi tidak disukai ular. Mengapa? Perlu kamu ketahui, ular mencium menggunakan lidahnya yang bercabang. Indera penciumannya sangat sensitif terhadap wewangian yang menyengat.

Bila tidak ingin ular masuk ke rumah, gak ada salahnya Anda sering menyemprotkan pengharum ruangan di sekeliling rumah. Selain dapat mengusir ular, rumah kita juga terasa lebih wangi dan segar kan?

Selain pengharum ruangan, mengepel lantai menggunakan karbol juga bisa menjadi cara efektif untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah. Bau karbol yang menyengat sangat tidak disukai ular.

10. Jaga Kebersihan Lingkungan Rumah


Kebersihan rumah amat penting untuk diperhatikan. Selain menjaga Anda dan anggota keluarga tetap sehat, rumah yang sering dibersihkan juga akan membuat ular tidak nyaman. Terutama perhatikan tempat-tempat gelap dan lembab yang biasanya disukai ular untuk bersembunyi.

11. Rumput Halaman Jangan Dibiarkan Memanjang


Ular sangat menyukai tempat yang rimbun untuk menghindari predator. Bila tidak ingin rumah Anda disambangi ular, sering-seringlah memotong rumput di pekarangan rumahmu yah!

Atau Anda tidak perlu menyiram rumput taman rumah, pasalnya rumput yang basah disukai oleh hewan-hewan yang menjadi mangsa ular, seperti katak, cacing, ataupun siput. Wah, bisa-bisa halaman rumah kita menjadi tempat pesta para ular nih...!!!

Penutup


Dapat kita simpulkan bahwa bagaimanapun juga ular merupakan makhluk hidup yang memiliki peran penting dalam rantai makanan. Emang sih, menjaga keselamatan keluarga dari ular sangatlah penting, tapi bukan berarti Anda juga dapat berlaku semena-mena terhadap ular.
Bila memungkinkan, kalau bisa jangan dibunuh. Cukup diusir saja. Atau bila ular tampak berbahaya, ada baiknya Anda menghubungi pawang ular atau petugas balai konservasi alam terdekat.

Sumber:
https://www.liputan6.com/global/read/3619941/15-fakta-mengejutkan-seputar-ular-yang-belum-banyak-diketahui-orang
https://www.boombastis.com/fakta-tentang-ular/21550
https://www.idntimes.com/science/experiment/viktor-yudha/cara-mengusir-ular-efektif-bukan-garam/full

Posting Komentar

Copyright © 2019 Yofakta